ibiDJ

ibiDJ
logo

Selasa, 20 Desember 2016

BAB II

MASALAH EKONOMI DAN SISTEM PERATURAN PEREKONOMIAN
Masalah ekonomi timbul akibat dari ketidakseimbangan di antara keinginan manusia untuk mendapat barang dan jasa dengan kemampuan faktor faktor produksi menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi keinginan tersebut. Keinginan manusia jumlahnya jauh melebihi kemampuan faktor faktor produksi yang tersedia untuk memenuhinya.
BEBERAPA MASALAH POKOK DALAM PEREKONOMIAN
Berdasarkan kepada corak analisi dalam ilmu ekonomi, ahli ahli ekonomi telah dapat membagi berbagai masalah ekonomi yang di hadapi suatu masyarakat kepada tiga persoalan pokok, yaitu:
1.    Apakah barang dan jasa yang harus diproduksi?
2.    Bagaimanakan caranya memproduksi barang dan jasa tersebut?
3.    Untuk siapakah barang dan jasa yang di produksi tersebut?
BATAS KEMUNGKINAN PRODUKSI
(production possibilities frontier) produksi yang dapat diciptakan masyarakat pada periode tertentu apabila faktor faktor produksi sepenuhnya digunakan dan tingkat teknologi tidak berubah.
KURVA KEMUNGKINAN PRODUKSI
Kurva kemungkinan produksi adalah kurva yang menggambarkan berbagai kemungkinan kombinasi maksimum output yang dapat dihasilkan.

Di atas adalah contoh kurva kemungkinan produksi

Biaya kesempatan (oppotunity costs)
Biaya kesempatan (oppotunity costs) adalah jumlah (kuantitas) suatu barang yang harus dikurangi produksinya untuk meningkatkan produksi satu unit barang lain (dalam konteks analisi kurva kemungkinan produksi). Secara umum konsep ini berarti pilihan lain yang terbaik yang perlu dilepaskan untuk melakukan suatu kegiatan lain.
PERTUMBUHAN EKONOMI
adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional.
KURVA KEMUNGKINAN PRODUKSI DAN MASALAH EKONOMI
Analisi berikut akan menggunakan kurva batas kemungkinan produksi untuk menerapkan masing masing masalah berikut:
-       Memilih barang yang harus diproduksi.
-       Masalah penganguran
-       Masalah pertumbuhan ekonomi
MEMILIH JENIS BARANG YANG HARUS DI PRODUKSI
1.    Faktor faktor produksi sepenuhnya digunakan
2.    Faktor faktor produksi tetap jumlahnya
3.    Teknologi tidak mengalami perubahan
4.    Hanya dua macam produksi
5.    Biaya kesempatan semakin meningkat
SISTEM SISTEM PEREKONOMIAN
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya.
SISTEM EKONOMI CAMPURAN
Ekonomi campuran adalah sistem perekonomian yang menggabungkan lebih dari satu aspek sistem ekonomi. Biasanya, di dalam ekonomi campuran terdapat paduan unsur kapitalisme dan sosialisme.
Tidak ada satu definisi yang pasti untuk ekonomi campuran, tetapi aspek penting yang menjadi cirinya adalah terdapatnya tingkat kebebasan ekonomi individu (termasuk kepemilikan industri secara individu) yang bersipadu dengan ekonomi terancang (termasuk campur tangan atas tanggung jawab sosial, pemulihan lingkungan, atau pemilikan aset atau sumber pengeluaran oleh negara).
Peranan campur tangan pemerintah
Campur tangan pemerintah dalam perekonomian dapat dibedakan dalam tiga bentuk , yang pertama adalah berupa peraturan peraturan yang bertujuan untuk mengatur dan mengawasi kegiatan ekonomi agar mereka dijalankan dalam norma norma yang wajar. Bentuk campur tangan pemerintah yang kedua adalah berupa seacara langsung melakukan kegiatan kegiatan ekonomi. Campur tangan yang ke tiga dalah dengan melaksanakan kebijakan fiskal (kebijakan mengubah pajak dan pengeluaran pemerintah) dan kebijakan moneter ( mengatur dan mengawasi kegiatan sektor keuangan) dengan tujuan agar perekonomian dapat berkembang dengan pesat dan secara teratur tanpa mengalami masalah inflasi.
SISTEM EKONOMI PERENCANAAN PUSAT
Ekonomi perencanaan pusat adalah perekonomian dimana pemerintah sepenuhnya menentukan corak kegiatan ekonomi yang akan dilakukan. Perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Landasan sistem ekonomi model ini berlawanan dengan sistem ekonomi pasar bebas. Pada sistem ini berkeyakinan bahwa kegiatan ekonomi yang diatur oleh mekanisme pasar akan selalu menimbulkan pengangguran dan ketidakadilan.


Untuk itu dengan menggunakan sistem ekonomi perencanaan, diharapkan pemerintah akan dapat menjalankan fungsi-fungsi tersebut dengan lebih efisien dari yang dapat dijalankan dalam sistem pasar bebas. Seluruh sumber daya yang tersedia dimiliki dan dikuasai oleh pemerintah. Ekonomi sosialis komando didasarkan tidak hanya pada pemilikan sumber daya oleh pemerintah, tetapi juga pada penggantian sepenuhnya mekanisme harga pasar oleh perencanaan secara terpusat mengenai seluruh aktivitas ekonomi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar