ibiDJ

ibiDJ
logo

Selasa, 20 Desember 2016

BAB I
POLA KEGIATAN PEREKONOMIAN
Sistem ekonomi (sistem pengaturan kegiatan ekonomi) dapat dibedakan menjadi tiga bentuk: ekonomi pasar, ekonomi campuran dan ekonomi perencanaan pusat. Ekonomi pasar adalah perekonimian yang kegiatannya dikendalikan sepenuhnya oleh interaksi antara pembeli dan penjual di pasar. Ekonomi campuran adalah sistem ekonomi pasar yang di sertai campur tangan pemerintah. Sedangkan sistem perekonomi perencanaan pusat adalahsistem kegiatan ekonomi yang kegiatannya di atur sepenuhnya oleh pemerintah. Sistem ekonmi campura adalah sistem ekonomi yang di praktekan di banyak negara termasuk negara kita. 
UANG, PERDAGANGAN DAN SPESIALISASI
Produksi dan perdagangan dalam ekonomi subsisten 
Sebelum melihat sifat sifat utama dari kegiatan suatu perekonomian modern secara lebih mendalam, ada baiknya apabila terlebih dahulu perhatikan kegiatan ekonomi yang dijalankan dalam suatu masyarakan yang relatif primitif
Produksi untuk memenuhi kebutuhan sendiri
Tingkat produktivitaskegiatan mereka relatif rendah dan tingkat produksi hanya cukup untuk kehidupan sederhana jarang sekali terdapat kelebihan (surplus) produsi yang dapat di jual kepasar. Kegiatan ekonomi lainnnya yang penting adalah berburu dan menangkap ikan. Kegiatan menghasilkan barang barang industri sangat terbatas sekali.
Perdagangan barter
dalah kegiatan tukar-menukar barang yang terjadi tanpa perantaraan uang. Tahap selanjutnya menghadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa yang diproduksi sendiri tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan sendiri mereka mencari dari orang yang mau menukarkan barang yang dimilikinya dengan barang lain yang dibutuhkannya. Akibatnya barter, yaitu barang ditukar dengan barang. Pada masa ini timbul benda-benda yang selalu dipakai dalam pertukaran. Kesulitan yang dialami oleh manusia dalam barter adalah kesulitan mempertemukan orang-orang yang saling membutuhkan dalam waktu bersamaan. Kesulitan itu telah mendorong manusia untuk menciptakan kemudahan dalam hal pertukaran, dengan menetapkan benda-benda tertentu sebagai alat tukar. Sampai sekarang barter masih dipergunakaan pada saat terjadi krisis ekonomi di mana nilai mata uang mengalami devaluasi akibat hiperinflasi.
Pola perdagangan perekonomian subsisten
Pada masa sekarang ini perdagangan secara barter tidak banyak lagi dilakukan. Pada kebanyakan perekonomian subsisten, uang telah digunakan sebagai alat perantara dalam tukar menukar apapun.
POLA KEGIATAN EKONOMI DALAM PEREKONOMIAN UANG
Dalam membicarakan ciri ciri dan pola kegiatan suatu perekonomian uang akan di perhitungkan dua aspek berikut: ciri ciri perekonomian uang dan peranan spesialisasi dalam mengembangkan perdagangan.
Ciri-ciri perekonomian uang
Suatu perekonomian yang menggunakan uang sebagai perantara dalam kegiatan tukar menukar (perdagangan) dikenal sebagai perekonomian uang. Boleh dikatakan seluruh masyarakat di dunia ini perekonomiannya mempunyai sifat sifat yang dapat digolongkan sebagai perekonomian uang.
Spesialisasi dan perdagangan
Spesialisasi dalam ekonomi adalah suatu bentuk pembagian tenaga kerja di mana individu atau perusahaan memusatkan usaha-usaha produktif mereka pada sebuah kegiatan atau sejumlah kegiatan-kegiatan yang terbatas. Contoh gambar : 


KEBAIKAN KEBAIKAN SPESIALISASI
1.    Mempertinggi efisiensi penggunaan faktor produksi
2.    Mempertinggi efisiensi memproduksi
3.    Mendorong perkembangan teknologi
Pelaku pelaku kegiatan ekonomi
1.    Rumah tangga
Rumah tangga adalah pemilik berbagai faktor produksi yang tersedia dalam perekonomian. Sektor ini menyediakan tenaga kerja dan tenaga usahawan. Selain itu sektor ini memiliki faktor faktor produksi yang lain, yaitu barang barang modal, kekayaan alam, dan harta tetap seperti tanah dan bangunan
2.    Pengusahaan 
Pengusahaan pengusahaan adalah organisasi yang di kembangkan oleh seseorang atau sekumpulan orang dengan tujuan untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
3.    Pemerintah 
Pemerintah adalah badan badan pemerintah yang bertugas untuk mengatur kegiatan ekonomi. Badan badan seperti itu termasuk berbagai departemen pemerintahan, badan yang mengatur penanaman modal, bank sentral, parlemen, pemerintah daerah, angkatan bersenjata dan sebagainya.
SIRKULASI ALIRAN PENDAPATAN
-       Jenis jenis aliran yang wujud
Perekonomian di bedakan menjadi dua sektor yaitu sektor perusahaan dan sektor rumah tangga, sektor rumah tangga merupakan pemilik faktor faktor produksi yang akan menawarkan sumber sumber daya pada para pengusaha dan para pengusaha akan menyambut penawaran tersebut karena mereka memerlukan faktor faktor produksi untuk memproduksi barang barang dan jasa jasa. Penawaran dan faktor faktor produksi tersebut akan mewujudkan dua macam aliran, yaitu aliran barang dan aliran uang.


Aliran pertama adalah pengeluaran konsumsi, yaitu pembelanjaan masyarakat dari sektor rumah tangga ke sektor perusahaan. Aliran ini adalah aliran dalam bentuk uang. Aliran lainnya adalah aliran barang, yaitu aliran barang barang dan jasa jasa dari sektor perusahaan ke sektor rumah tangga.

SIRKULASI ALIAN PENDAPATAN DAN EKONOMI PASAR
Dalam gambar di atas menunjukan bahwa interaksi di antara sektor perusahaan dan sektor rumah tangga dalam dua jenis kegiatan berikut :
-       Menentukan jenis jenis barang dan jasa yang perlu di produksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
-       Menentukan bagaimana faktor faktor produksi akan dialokasikan ke berbagai kegiatan memproduksi.

Pasar barang dan pasar faktor
Pasar barang adalah tempat dimana para pembeli dan para penjual dari suatu barang atau jasa melakukan interaksi untuk menentukan jumlah dan harga barang dan jasa yang di perjualbelikan. Sedangkan pasar faktor adalah tempat dimana para pengusaha (pembeli faktor faktor produksi) dan jumlah faktor faktor produksi yang akan digunakan dalam menghasilkan  barang barang dan jasa jasa yang diminta masyarakat.

Aliran (1) menggambarkan penawaran berbagai jenis barang dan jasa oleh sektor perusahaan, sedangkan aliran (2) menggambarkan permintaan berbagai jenis barang dan jasa oleh sektor rumah tangga. Interaksi tersebut akan menentukan :
-       Jenis jenis barang dan jasa yang harus di produksi
-       Tingkat harga dari masing masing barang tersebut   
-       Tingkat produksi masing masing barang tersebut
Keterangan keterangan di atas memberikan petunjuk kepada para produsen tentang corak kegiatan produksi yang mereka harus lakukan. Persoalan selanjutnya yang harus mereka pikirkan adalah menentukan cara melakukan produksi yang di perlukan itu dengan sebaik baiknya. Dalam teori ekonomi, ini berarti melakukan usaha untuk meminimumkan biaya dan memaksimumkan produksi. Dalam mempertimbangkan hal ini para produsen harus memikirkan :
-       Berapakah modal yang sebaiknya digunakan?
-       Berapakah dan bagaimanakah susunan tenaga kerja yang sebaiknya digunakan?
-       Berapakah dan bagaimanakah jenis tanah yang di perlukan?
-       Tenaga ahli dan tenaga manajemen yang bagaimanakah diperlukan?
Keputusan dalam mempertimbangkan hal hal tersebut akan menimbulkan permintaan kepada faktor faktor produksi dan ini dapat dilihat di dalam pasar faktor. Sektor rumah tangga adalah pemilik faktor faktor produksi tersebut dan respons mereka dalam menawarkan faktor faktor tersebut akan menimbulkan interaksi permintaan dan penawaran faktor di dalam pasar faktor. Interaksi ini ditunjukan oleh aliran (3) dan aliran (4). Aliran (3) menggambarkan permintaan faktor faktor produksi oleh sektor perusahaan, sedangkan aliran (4) menggambarkan aliran penawaran faktor faktor produksi oleh sektor rumah tangga.
MEKANISME PASAR: SUATU PENILAIAN AWAL
Pasar dalam pengertian ilmu ekonomi adalah pertemuan anatara permintaan dan penawaran, dan pasar bersifat interaktif bukan fisik. Mekanisme pasar adalah kecenderungan dalam pasar bebas untuk terjadinya perubahan harga sampai pasar menjadi seimbang (jumlah yang ditawarkan sama dengan jumlah yang diminta). Namun, mekanisme pasar bisa disebut juga sebagai proses penentuan tingkat harga berdasarkan kekuatan permintaan dan penawaran. Mekanisme pasar terbagi menjadi dua yaitu permintaan dan penawaran.
Beberapa kebaikan mekanisme pasar
1.    Pasar dapat memberi informasi yang lebih tepat
2.    Pasar memberi perangsang untuk mengembangkan kegiatan usaha
3.    Pasar memberi perangsang untuk memperoleh keahlian modern
4.    Pasar menggalakan pengunaan barang dan faktor produksi secara efesien
5.    Pasar memberikan kebebasan yang tinggi kepada masyarakat unruk melakukan kegiatan ekonomi
Beberapa kelemahan mekanisme pasar
1.    Kebebasan yang tidak terbatas menindas golongan golongan tertentu
2.    Kegiatan ekonomi sangat tidak stabil keadaannya
3.    Sistem pasar dapat menimbulkan monopoli
4.    Mekanisme pasar tidak dapat menyediakan beberapa jenis barang secara efisien
5.    Kegiatan konsumen dan produsen mungkin menimbulan “Eksternalitas” yang merugikan

KEGAGALAN PASAR DAN CAMPUR TANGAN PEMERINTAH
Kegagalan pasar adalah ketidak mampuan dari suatu perekonomian pasar untuk berfungsi secara efesien dan menimbulkan keteguhan dalam kegiatan dan pertumbuhan ekonomi. Kegagalan ini mendorong pemerintah untuk menjalankan beberapa kegiatan ekonomi.
TUJUAN CAMPUR TANGAN PEMERINTAH
1.    Menjamin agar kesamaan hak untuk setiap individu tetap wujud dan penindasan dapat di hindarkan.
2.    Menjaga agar perekonomian dapat tumbuh dan mengalami perkembangan yang teratur dan stabil
3.    Mengawasi kegiatan kegiatan perusahaan, terutama perusahaan perusahaan besar yang dapat mempengaruhi pasar agar mereka tidak menjalankan praktek praktek monopoli yang merugikan
4.    Menyediakan ‘’barang bersama” yaitu barang barang seperti jalan raya, polisi dan tentara, yang penggunaannya dilakukan secara kolektif oleh masyarakat untuk mempertinggi kesejahteraan sosial masyarakat.
5.    Mengawasi agar “eksternalitas” kegiatan ekonomi yang merugikan masyarakat dihindari atau dikurangi masalahnya.
BENTUK BENTUK CAMPUR TANGAN PEMERINTAH
1.    Membuat peraturan peraturan
Tujuan pokok dari peraturan peraturan adalah agar kegiatan kegiatan ekonomi dijalankan secara wajar dan tidak merugikan khalayak ramai.
2.    Menjalankan kebijakan fiskal dan moneter
Kebijakan fiskan adalah strategi dan langkah langkah pemerintah dalam pengeluaran dan dalam sistem dan cara cara megumpulkan pajak. Sedangkan kebijakan moneter adalah langkah langkah pemerintah untuk mempengaruhi situasi keuangan dalam perekonomian , yaitu mempengaruhi suku bunga, oprasi bank, dan mengatur jumlah uang yang beredar dalam masyarakat.
3.    Melakukan kegiatan ekonomi secara langsung

Dalam beberapa kegiatan ekonomi terdapat perbedaan yang nyata di antara keuntungan yang dinikmati oleh orang yang melakukan (ini dinamakan keuntungan pribadi) dan keuntungan yang diperoleh masyarakat secara keseluruhan (ini dinamakan keuntungan sosial).
BAB II

MASALAH EKONOMI DAN SISTEM PERATURAN PEREKONOMIAN
Masalah ekonomi timbul akibat dari ketidakseimbangan di antara keinginan manusia untuk mendapat barang dan jasa dengan kemampuan faktor faktor produksi menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi keinginan tersebut. Keinginan manusia jumlahnya jauh melebihi kemampuan faktor faktor produksi yang tersedia untuk memenuhinya.
BEBERAPA MASALAH POKOK DALAM PEREKONOMIAN
Berdasarkan kepada corak analisi dalam ilmu ekonomi, ahli ahli ekonomi telah dapat membagi berbagai masalah ekonomi yang di hadapi suatu masyarakat kepada tiga persoalan pokok, yaitu:
1.    Apakah barang dan jasa yang harus diproduksi?
2.    Bagaimanakan caranya memproduksi barang dan jasa tersebut?
3.    Untuk siapakah barang dan jasa yang di produksi tersebut?
BATAS KEMUNGKINAN PRODUKSI
(production possibilities frontier) produksi yang dapat diciptakan masyarakat pada periode tertentu apabila faktor faktor produksi sepenuhnya digunakan dan tingkat teknologi tidak berubah.
KURVA KEMUNGKINAN PRODUKSI
Kurva kemungkinan produksi adalah kurva yang menggambarkan berbagai kemungkinan kombinasi maksimum output yang dapat dihasilkan.

Di atas adalah contoh kurva kemungkinan produksi

Biaya kesempatan (oppotunity costs)
Biaya kesempatan (oppotunity costs) adalah jumlah (kuantitas) suatu barang yang harus dikurangi produksinya untuk meningkatkan produksi satu unit barang lain (dalam konteks analisi kurva kemungkinan produksi). Secara umum konsep ini berarti pilihan lain yang terbaik yang perlu dilepaskan untuk melakukan suatu kegiatan lain.
PERTUMBUHAN EKONOMI
adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional.
KURVA KEMUNGKINAN PRODUKSI DAN MASALAH EKONOMI
Analisi berikut akan menggunakan kurva batas kemungkinan produksi untuk menerapkan masing masing masalah berikut:
-       Memilih barang yang harus diproduksi.
-       Masalah penganguran
-       Masalah pertumbuhan ekonomi
MEMILIH JENIS BARANG YANG HARUS DI PRODUKSI
1.    Faktor faktor produksi sepenuhnya digunakan
2.    Faktor faktor produksi tetap jumlahnya
3.    Teknologi tidak mengalami perubahan
4.    Hanya dua macam produksi
5.    Biaya kesempatan semakin meningkat
SISTEM SISTEM PEREKONOMIAN
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya.
SISTEM EKONOMI CAMPURAN
Ekonomi campuran adalah sistem perekonomian yang menggabungkan lebih dari satu aspek sistem ekonomi. Biasanya, di dalam ekonomi campuran terdapat paduan unsur kapitalisme dan sosialisme.
Tidak ada satu definisi yang pasti untuk ekonomi campuran, tetapi aspek penting yang menjadi cirinya adalah terdapatnya tingkat kebebasan ekonomi individu (termasuk kepemilikan industri secara individu) yang bersipadu dengan ekonomi terancang (termasuk campur tangan atas tanggung jawab sosial, pemulihan lingkungan, atau pemilikan aset atau sumber pengeluaran oleh negara).
Peranan campur tangan pemerintah
Campur tangan pemerintah dalam perekonomian dapat dibedakan dalam tiga bentuk , yang pertama adalah berupa peraturan peraturan yang bertujuan untuk mengatur dan mengawasi kegiatan ekonomi agar mereka dijalankan dalam norma norma yang wajar. Bentuk campur tangan pemerintah yang kedua adalah berupa seacara langsung melakukan kegiatan kegiatan ekonomi. Campur tangan yang ke tiga dalah dengan melaksanakan kebijakan fiskal (kebijakan mengubah pajak dan pengeluaran pemerintah) dan kebijakan moneter ( mengatur dan mengawasi kegiatan sektor keuangan) dengan tujuan agar perekonomian dapat berkembang dengan pesat dan secara teratur tanpa mengalami masalah inflasi.
SISTEM EKONOMI PERENCANAAN PUSAT
Ekonomi perencanaan pusat adalah perekonomian dimana pemerintah sepenuhnya menentukan corak kegiatan ekonomi yang akan dilakukan. Perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Landasan sistem ekonomi model ini berlawanan dengan sistem ekonomi pasar bebas. Pada sistem ini berkeyakinan bahwa kegiatan ekonomi yang diatur oleh mekanisme pasar akan selalu menimbulkan pengangguran dan ketidakadilan.


Untuk itu dengan menggunakan sistem ekonomi perencanaan, diharapkan pemerintah akan dapat menjalankan fungsi-fungsi tersebut dengan lebih efisien dari yang dapat dijalankan dalam sistem pasar bebas. Seluruh sumber daya yang tersedia dimiliki dan dikuasai oleh pemerintah. Ekonomi sosialis komando didasarkan tidak hanya pada pemilikan sumber daya oleh pemerintah, tetapi juga pada penggantian sepenuhnya mekanisme harga pasar oleh perencanaan secara terpusat mengenai seluruh aktivitas ekonomi.

BAB III
TEORI PERMINTAAN,PENAWARAN DAN APLIKASINYA
TEORI PERMINTAAN DAN KURVA PERMINTAAN.
Teori permintaaan menerangkan tentang ciri hubungan antara jumah permintaan dan harga
A.      Beberapa penentu permintaan.
1.harga barang itu sendiri .
2.haraga barang lain yang berkaitanerat dengan barang tersebut.
3.pendapatan rumah tangga daan pendapatan rata rata masyarakat.
4. corak distribusi pendapatan dalam masyarakat .
5.cita rasa masyarakat.
6.jumlah penduduk.
7.keadaan dimasa mendatang.
HARGA PERMINTAAN
HUKUM PERMINTAAN  pada hakikatnya merupakan suatu hipotesa yang menyatakan : makin rendahnya harga suatu barang maka makin banyak permintaan terhadap barang tersebut ,sebaliknya, makin tinggi harga suatu barang maka makin sedikitnya permintaan terhadap barang tersebut.yang ke dua kenaikan harga menyebabkan pendapatan rii l para pembeli berkurang.pendapatan yang merosot tersebut memaksa para pembeli untuk mengurangi pembeliaan nya terhadap berbagai jenis barang,dan terutama barang yang mengalami kenaikan harga
.
DAFTAR PERMINTAAN  Pada dasarnya,daftar permintaan ialah suatu table yang member gambaran dalam angka –angka penting tentang hubungan anatara harga dengan jumlah barang yang diminta masyarakat.
KURVA PERMINTAAN  Kurva permintaan dapat didefinisikan sebagai suatu kurva yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang tertentu dengan jumlah barang tersebut yang diminta pembeli.


PERMINTAAN PERSEORANGAN DAN PERMINTAAN PASAR
Yaitu permintaan yang dilakukan oleh seseorang dan permintaan yang dilakukan oleh semua orang dalam pasar.Oleh karna itu ,dalam analisis perlu dibedakan antara kurva permintaan perseorang dan kurva permintaan pasar.

EFEK FAKTOR BUKAN HARGA TERHADAP PERMINTAAN
Hukum permintaan terutama memperlihatkan sifat hubungan antara harga sesuatu barang dan jumlah barang yang diminta.
BARANG PENGGANTI : Sesuatu barang yang dinamakan barang pengganti kepada barfang lain apabila ia dapat mengggantikannya fungsi suatu barang lain tersebut .
BARANG PELENGKAP : Adalah suatu barang yang selalu digunakan bersama dengan barang lainnya, maka barang tersebut dinamakn barang pelengkep kepada barang lain tersebut.
BARANG NETRAl : Ialah apabila dua macam barang tidak mempunyai hubungan yang rapat maka perubahan terhadap permintaan salah satu barang tersebut tidak akan mempunyai pengaruh  kepada barang lainnya.

PENDAPATAN  PARA PEMBELI
Pendapatan para pembeli merupakan factor yang samgat penting dalam menentukan corak permintaan terhadap berbagai jenis barang.perubahan pendapatan selalu menimbulkan perubashan terhadap permintaan berbagai jenis barang. Barang digolongkan menjadi empat golongan        
1.BARANG INFERIOR : Adalah barang yang banyak diminta oleh orang- orang yang berpendapatan rendah. Ubi kaya adalah contoh barang interior
2.BARANG ESENSIAL : Adalah barang yang sangat penting artinya dalam kehidupan masyarakat sehari-hari .contoh : beras, kopi gula ,dan pakaian .
3.BARANG NORMAL : Sesuatu barang dinamakan barang normal ialah barang yang mengalami kenaikan dalam permintaan sebagai akibat dari kenaikan pendapatan . Kebanyakan barang yang ada dalam masyarakat ini adalah ; pakaian,sepatu,peralatan rumah,dan jenis makanan
4.BARANG MEWAH : Adalah jenis barang – barang yang dibeli oleh orang yang berpenghasilan sudah relatif  tinggi contoh: emas ,intan , mob il

DISTRIRIBUSI PENDAPATAN
Distribusi pendapatan ialah corak permintaan terhadap berbagai jenis barang.  Sejumlah pendapatan masyarakat yang tertentu besarnya akan menimbulkan corak permintaan masyarakat yang berbeda apabila pendapatan tersebut diubah carak distribusinya sekiranya pemerintah menaikan pajak  terhadap orang – orang kaya dan kemudian menggunakan hasil pajak ini ntuk menaikan pendapatan pekerja yang bergaj\i rendah corak permintaan terhadap berbagai jenis barang akan mengalami perubahan.

A .CITA RASA MASYARAKAT
Cita rasa masyarakat mempunyai pengaruh yang cukup bessar terhadap keiinginan masyarakat untuk membeli barang – barang.Pada tahun 1960an sedikit sekali orang yang suka menggunakanmobil – mobil buatan jepang.Tetapi semenjak tahun 1970-an suasananya sudah sangat berubah .

B.JUMLAH PENDUDUK
Pertambahan penduduk tidak dengan sendirinya menyebabkan pertambahan permintaan.tetapi biasanya pertambahan  penduduk diikuti oleh perkembangan dalam kesempatan kerja.

C.EKSPEKTASI TENTANG MASA DEPAN
Perubahan – perubahan yang diramalkan mengenai keadaan pada masa yg akan dating dapat mempengaruhi permintaan.

BAB 4
CONTOH SOAL

Soal :
1.       Jelaskan mengapa hal berikut mungkin saja benar:
kekringan di seluruh dunia meningkatkan pendapatan total petani dari penjualan beras,tetapi kekeringan di Vietnam mengurangi pendapatan total yang diterima oleh petrani Vietnam.
2.       Karena cuaca yang bagus membuat lahan pertanian lenih produktif, lahan pertanian dengan cuaca bagus lebih mahal daripada lahan pertanian dengan cuaca buruk. Namun, sepanjang waktu, seiring dengan perkembangan teknologi yang membuat lahan pertanian lebih produktif  harga lahan pertanian (disesuaikan dengan inflasi umum) turun. Gunakan konsep elastisitas untuk menjelaskan mengapa produktivitas  dan lahan pertanian berhubungan positif dalam konteks ruang, tetapi berhubungan negatif dalam konteks waktu.
3.       Tabel berikut menunjukkan tingkat harga dan jumlah barang yang diminta pada setiap tingkat harga. Dengan menggumakan persamaan titik tengah hitung elastisitas permintaan apabila harga (i) naik dari Rp. 2000 ke Rp. 3000 dan harga (ii) naik dari Rp. 3000 ke Rp. 4000
Harga (rupiah)
Permintaan (unit)
2000                                                                            800
3000                                                                            700
4000                                                                            600

Jawaban :
1.       Karena faktor kekeringan yang luar biasa  di vietnam menjadikan petani gagal panen dan merugi besar. Sedangkan petani lain meningkatkan harga beras sehingga pendapatan menjadi meningkat.

2.       Elastisitas pendapatan dikatan tidak elastis apabila koefisien elastisitasnya adalah kurang dari satu, yaitu apabila perubahan pendapatan menimbulkan perubahan yang kecil saja terhadap jumlah yang diminta. Jadi produktivitas dan lahan akan lebih optimal jika tempat tersebut mendukung seperti banyaknya unsur hara dan sebagainya yang menyebabkan kesuburan tanah bertambah yg merupakan konteks ruang dan akan berdampak negatif dalam konsep waktu karna dalam konsep elastisitas produktivitas barang pertanian akan cepat membusuk dan menurunkan permintaan barang tersebut.
Mengambil referensi dari :
- Buku pengantar mikroekonimi karangan Sadono Sukirno edisi ketiga
- Buku pengantar ekonomi mikro karangan Ida Nuraini, SE M.Si
- Buku ekonimi mikro karangan Boediono