BAB I
POLA KEGIATAN PEREKONOMIAN
Sistem ekonomi (sistem pengaturan kegiatan ekonomi) dapat dibedakan menjadi tiga bentuk: ekonomi pasar, ekonomi campuran dan ekonomi perencanaan pusat. Ekonomi pasar adalah perekonimian yang kegiatannya dikendalikan sepenuhnya oleh interaksi antara pembeli dan penjual di pasar. Ekonomi campuran adalah sistem ekonomi pasar yang di sertai campur tangan pemerintah. Sedangkan sistem perekonomi perencanaan pusat adalahsistem kegiatan ekonomi yang kegiatannya di atur sepenuhnya oleh pemerintah. Sistem ekonmi campura adalah sistem ekonomi yang di praktekan di banyak negara termasuk negara kita.
UANG, PERDAGANGAN DAN SPESIALISASI
Produksi dan perdagangan dalam ekonomi subsisten
Sebelum melihat sifat sifat utama dari kegiatan suatu perekonomian modern secara lebih mendalam, ada baiknya apabila terlebih dahulu perhatikan kegiatan ekonomi yang dijalankan dalam suatu masyarakan yang relatif primitif
Produksi untuk memenuhi kebutuhan sendiri
Tingkat produktivitaskegiatan mereka relatif rendah dan tingkat produksi hanya cukup untuk kehidupan sederhana jarang sekali terdapat kelebihan (surplus) produsi yang dapat di jual kepasar. Kegiatan ekonomi lainnnya yang penting adalah berburu dan menangkap ikan. Kegiatan menghasilkan barang barang industri sangat terbatas sekali.
Perdagangan barter
dalah kegiatan tukar-menukar barang yang terjadi tanpa perantaraan uang. Tahap selanjutnya menghadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa yang diproduksi sendiri tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan sendiri mereka mencari dari orang yang mau menukarkan barang yang dimilikinya dengan barang lain yang dibutuhkannya. Akibatnya barter, yaitu barang ditukar dengan barang. Pada masa ini timbul benda-benda yang selalu dipakai dalam pertukaran. Kesulitan yang dialami oleh manusia dalam barter adalah kesulitan mempertemukan orang-orang yang saling membutuhkan dalam waktu bersamaan. Kesulitan itu telah mendorong manusia untuk menciptakan kemudahan dalam hal pertukaran, dengan menetapkan benda-benda tertentu sebagai alat tukar. Sampai sekarang barter masih dipergunakaan pada saat terjadi krisis ekonomi di mana nilai mata uang mengalami devaluasi akibat hiperinflasi.
Pola perdagangan perekonomian subsisten
Pada masa sekarang ini perdagangan secara barter tidak banyak lagi dilakukan. Pada kebanyakan perekonomian subsisten, uang telah digunakan sebagai alat perantara dalam tukar menukar apapun.
POLA KEGIATAN EKONOMI DALAM PEREKONOMIAN UANG
Dalam membicarakan ciri ciri dan pola kegiatan suatu perekonomian uang akan di perhitungkan dua aspek berikut: ciri ciri perekonomian uang dan peranan spesialisasi dalam mengembangkan perdagangan.
Ciri-ciri perekonomian uang
Suatu perekonomian yang menggunakan uang sebagai perantara dalam kegiatan tukar menukar (perdagangan) dikenal sebagai perekonomian uang. Boleh dikatakan seluruh masyarakat di dunia ini perekonomiannya mempunyai sifat sifat yang dapat digolongkan sebagai perekonomian uang.
Spesialisasi dan perdagangan
Spesialisasi dalam ekonomi adalah suatu bentuk pembagian tenaga kerja di mana individu atau perusahaan memusatkan usaha-usaha produktif mereka pada sebuah kegiatan atau sejumlah kegiatan-kegiatan yang terbatas. Contoh gambar :
KEBAIKAN KEBAIKAN SPESIALISASI
1. Mempertinggi efisiensi penggunaan faktor produksi
2. Mempertinggi efisiensi memproduksi
3. Mendorong perkembangan teknologi
Pelaku pelaku kegiatan ekonomi
1. Rumah tangga
Rumah tangga adalah pemilik berbagai faktor produksi yang tersedia dalam perekonomian. Sektor ini menyediakan tenaga kerja dan tenaga usahawan. Selain itu sektor ini memiliki faktor faktor produksi yang lain, yaitu barang barang modal, kekayaan alam, dan harta tetap seperti tanah dan bangunan
2. Pengusahaan
Pengusahaan pengusahaan adalah organisasi yang di kembangkan oleh seseorang atau sekumpulan orang dengan tujuan untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
3. Pemerintah
Pemerintah adalah badan badan pemerintah yang bertugas untuk mengatur kegiatan ekonomi. Badan badan seperti itu termasuk berbagai departemen pemerintahan, badan yang mengatur penanaman modal, bank sentral, parlemen, pemerintah daerah, angkatan bersenjata dan sebagainya.
SIRKULASI ALIRAN PENDAPATAN
- Jenis jenis aliran yang wujud
Perekonomian di bedakan menjadi dua sektor yaitu sektor perusahaan dan sektor rumah tangga, sektor rumah tangga merupakan pemilik faktor faktor produksi yang akan menawarkan sumber sumber daya pada para pengusaha dan para pengusaha akan menyambut penawaran tersebut karena mereka memerlukan faktor faktor produksi untuk memproduksi barang barang dan jasa jasa. Penawaran dan faktor faktor produksi tersebut akan mewujudkan dua macam aliran, yaitu aliran barang dan aliran uang.
Aliran pertama adalah pengeluaran konsumsi, yaitu pembelanjaan masyarakat dari sektor rumah tangga ke sektor perusahaan. Aliran ini adalah aliran dalam bentuk uang. Aliran lainnya adalah aliran barang, yaitu aliran barang barang dan jasa jasa dari sektor perusahaan ke sektor rumah tangga.
SIRKULASI ALIAN PENDAPATAN DAN EKONOMI PASAR
Dalam gambar di atas menunjukan bahwa interaksi di antara sektor perusahaan dan sektor rumah tangga dalam dua jenis kegiatan berikut :
- Menentukan jenis jenis barang dan jasa yang perlu di produksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
- Menentukan bagaimana faktor faktor produksi akan dialokasikan ke berbagai kegiatan memproduksi.
Pasar barang dan pasar faktor
Pasar barang adalah tempat dimana para pembeli dan para penjual dari suatu barang atau jasa melakukan interaksi untuk menentukan jumlah dan harga barang dan jasa yang di perjualbelikan. Sedangkan pasar faktor adalah tempat dimana para pengusaha (pembeli faktor faktor produksi) dan jumlah faktor faktor produksi yang akan digunakan dalam menghasilkan barang barang dan jasa jasa yang diminta masyarakat.
Aliran (1) menggambarkan penawaran berbagai jenis barang dan jasa oleh sektor perusahaan, sedangkan aliran (2) menggambarkan permintaan berbagai jenis barang dan jasa oleh sektor rumah tangga. Interaksi tersebut akan menentukan :
- Jenis jenis barang dan jasa yang harus di produksi
- Tingkat harga dari masing masing barang tersebut
- Tingkat produksi masing masing barang tersebut
Keterangan keterangan di atas memberikan petunjuk kepada para produsen tentang corak kegiatan produksi yang mereka harus lakukan. Persoalan selanjutnya yang harus mereka pikirkan adalah menentukan cara melakukan produksi yang di perlukan itu dengan sebaik baiknya. Dalam teori ekonomi, ini berarti melakukan usaha untuk meminimumkan biaya dan memaksimumkan produksi. Dalam mempertimbangkan hal ini para produsen harus memikirkan :
- Berapakah modal yang sebaiknya digunakan?
- Berapakah dan bagaimanakah susunan tenaga kerja yang sebaiknya digunakan?
- Berapakah dan bagaimanakah jenis tanah yang di perlukan?
- Tenaga ahli dan tenaga manajemen yang bagaimanakah diperlukan?
Keputusan dalam mempertimbangkan hal hal tersebut akan menimbulkan permintaan kepada faktor faktor produksi dan ini dapat dilihat di dalam pasar faktor. Sektor rumah tangga adalah pemilik faktor faktor produksi tersebut dan respons mereka dalam menawarkan faktor faktor tersebut akan menimbulkan interaksi permintaan dan penawaran faktor di dalam pasar faktor. Interaksi ini ditunjukan oleh aliran (3) dan aliran (4). Aliran (3) menggambarkan permintaan faktor faktor produksi oleh sektor perusahaan, sedangkan aliran (4) menggambarkan aliran penawaran faktor faktor produksi oleh sektor rumah tangga.
MEKANISME PASAR: SUATU PENILAIAN AWAL
Pasar dalam pengertian ilmu ekonomi adalah pertemuan anatara permintaan dan penawaran, dan pasar bersifat interaktif bukan fisik. Mekanisme pasar adalah kecenderungan dalam pasar bebas untuk terjadinya perubahan harga sampai pasar menjadi seimbang (jumlah yang ditawarkan sama dengan jumlah yang diminta). Namun, mekanisme pasar bisa disebut juga sebagai proses penentuan tingkat harga berdasarkan kekuatan permintaan dan penawaran. Mekanisme pasar terbagi menjadi dua yaitu permintaan dan penawaran.
Beberapa kebaikan mekanisme pasar
1. Pasar dapat memberi informasi yang lebih tepat
2. Pasar memberi perangsang untuk mengembangkan kegiatan usaha
3. Pasar memberi perangsang untuk memperoleh keahlian modern
4. Pasar menggalakan pengunaan barang dan faktor produksi secara efesien
5. Pasar memberikan kebebasan yang tinggi kepada masyarakat unruk melakukan kegiatan ekonomi
Beberapa kelemahan mekanisme pasar
1. Kebebasan yang tidak terbatas menindas golongan golongan tertentu
2. Kegiatan ekonomi sangat tidak stabil keadaannya
3. Sistem pasar dapat menimbulkan monopoli
4. Mekanisme pasar tidak dapat menyediakan beberapa jenis barang secara efisien
5. Kegiatan konsumen dan produsen mungkin menimbulan “Eksternalitas” yang merugikan
KEGAGALAN PASAR DAN CAMPUR TANGAN PEMERINTAH
Kegagalan pasar adalah ketidak mampuan dari suatu perekonomian pasar untuk berfungsi secara efesien dan menimbulkan keteguhan dalam kegiatan dan pertumbuhan ekonomi. Kegagalan ini mendorong pemerintah untuk menjalankan beberapa kegiatan ekonomi.
TUJUAN CAMPUR TANGAN PEMERINTAH
1. Menjamin agar kesamaan hak untuk setiap individu tetap wujud dan penindasan dapat di hindarkan.
2. Menjaga agar perekonomian dapat tumbuh dan mengalami perkembangan yang teratur dan stabil
3. Mengawasi kegiatan kegiatan perusahaan, terutama perusahaan perusahaan besar yang dapat mempengaruhi pasar agar mereka tidak menjalankan praktek praktek monopoli yang merugikan
4. Menyediakan ‘’barang bersama” yaitu barang barang seperti jalan raya, polisi dan tentara, yang penggunaannya dilakukan secara kolektif oleh masyarakat untuk mempertinggi kesejahteraan sosial masyarakat.
5. Mengawasi agar “eksternalitas” kegiatan ekonomi yang merugikan masyarakat dihindari atau dikurangi masalahnya.
BENTUK BENTUK CAMPUR TANGAN PEMERINTAH
1. Membuat peraturan peraturan
Tujuan pokok dari peraturan peraturan adalah agar kegiatan kegiatan ekonomi dijalankan secara wajar dan tidak merugikan khalayak ramai.
2. Menjalankan kebijakan fiskal dan moneter
Kebijakan fiskan adalah strategi dan langkah langkah pemerintah dalam pengeluaran dan dalam sistem dan cara cara megumpulkan pajak. Sedangkan kebijakan moneter adalah langkah langkah pemerintah untuk mempengaruhi situasi keuangan dalam perekonomian , yaitu mempengaruhi suku bunga, oprasi bank, dan mengatur jumlah uang yang beredar dalam masyarakat.
3. Melakukan kegiatan ekonomi secara langsung
Dalam beberapa kegiatan ekonomi terdapat perbedaan yang nyata di antara keuntungan yang dinikmati oleh orang yang melakukan (ini dinamakan keuntungan pribadi) dan keuntungan yang diperoleh masyarakat secara keseluruhan (ini dinamakan keuntungan sosial).

